Melupakan Masalah yang Sebenarnya
Kalau kita perhatikan, pemerintah sudah mulai serius berbenah di dunia pendidikan kita, mulai dari banyaknya pelatihan, baik itu pelatihan mandiri atau bersama, online maupun offline, berbayar atau tidak, semuanya ada.
Materi yang paling atau sebenarnya intisari dari semua pelatihan adalah, agar para guru, agar kita semua sebagai guru agar bebernah, pemerintah mengharapkan atau menekankan kita agar dengan serius menjalankan profesi ini. Terbukti, dengan adanya pelatihan pelatihan seperti yang dipaparkan sebelumnya.
Namun sungguh disayangkan, pemerintah lupa, atau mungkin berpura-pura tidak tau, bahwa akar permasalahan di dunia pendikan kita adalah betul memang guru itu sendiri, namun pemerintah buta warna kalau kesejahteraan guru adalah akar dari akarnya masalah di dunia pendidikan.
Contoh kecilnya, sampai detik ini masih banyak tunjangan profesi guru tidak tersalurkan tepat waktu, baik itu guru ASN maupun guru honorer. Terjadi peristiwa, terjadi sebuah kontra, dimana pemerintah mengharapkan kualitas pembelajaran, mengharapkan guru berkualitas namun lupa, berpura-pura tidak tau, atau mungkin tidak serius dalam menyelesaikan permaslahan yang setiap tahun di kritisi.
Atau memang pemerintah, berpura-pura serius, atau apasih sebenarnya?
Para guru Paruh Waktu saja dibeberapa daerah tidak atau belum menerima gaji. Lalu apa yang kalian harapkan dari guru yang bahkan besoknya berfikir ada atau tidaknya makanan.
ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
ReplyDelete